Easy Homemade : Mie Siram Sayur (Mixed Stir-fry Noodle)



Sembari menikmati hari Jumat yang cerah dengan setumpuk tulisan yang sudah lama terlupakan, perut saya mengirimkan sinyal bergemuruh yang sudah tak asing lagi. Dan bukan cuma itu, rupanya otak juga sejalan mengirimkan keinginan...ingin makan mie! Kayak lagi ngidam aja ya? Enak juga membayangkan siang-siang gini menyeruput mie apalagi berkuah pedas. Hmm! pastinya bikin keringet meleleh *kalau saja lemak juga begitu :D Tapi, bagi sebagian orang mungkin apa saya pikirkan aneh kali yah.. Masak panas-panas begini menyeruput yang panas juga? Apalagi bagi sebagian besar orang tak begitu suka 'keringetan' lain halnya keluar keringat sewaktu olahraga. Entahlah, hidangan mie selalu nikmat saya santap kapan saja, di musim panas pun iya, apalagi kalau lagi di rumah terlebih saat sengang, menyeruput sampai keringetan itu baru afdol namanya...hehe...

Tadinya sih mau masak, cuman berhubung tangan ini gatal menyelesaikan apa yang lagi dikerjakan dan tak mau membuang waktu, pilihan pun jatuh ke sesuatu yang praktis. Eitss, praktis disini jatuhnya bukan ke mie instan ya. Enak dan praktis memang, cuman sebisanya saya berusaha mengurangi atau menjatah menikmatinya. Melirik sebentar ke dapur, ada stok sayuran dari gunung yang masih menunggu dihabiskan.

Sementara di kulkas, teringat stok mie segar yang dibeli dari supermarket. Boleh nih bikin Mie Siram. Memasak hidangan ini cukup praktis. Kuncinya, mie dimasak cepat agar tidak terlalu lembek sehingga malah mengurangi kenikmatannya. Saya lantas membayangkan menikmati kenyalnya mie beradu segar krenyes-nya sayuran, sedikit keasaman menyegarkan dari irisan tomat dan timun. Siapkan dulu bahannya. Untuk mie-nya, boleh memakai mie jenis apa saja. Mau yang tebal, tipis atau lebar seperti kwetiau. Mie keriting juga sah-sah enak. Kali ini saya pakai 2 'gumpal' mie segar *alasan klasik, karena 1 nanggung!* Mie jenis ini biasanya diletakkan di bagian rak pendingin seperti mie basah, dibungkus plastik kedap udara hanya tinggal direbus sebentar siap diolah. Karena tidak mengandung pengawet maka tidak tahan lama. Walau demikian belajar dari pengalaman yang pernah saya dengar, tetap perhatikan kualitas kalau perlu lakukan tes ringan untuk mengecek apakah mengandung pengenyal dan pengawet. Setelah direbus sebentar, buang air rebusan lalu rendam/bilas mie dengan air dingin untuk menjaga kekenyalannya. Tiriskan.


Sayurnya saya pakai sawi daging (pakchoy) dan sawi putih. Terbayang kres-kres yang renyah berpadu kekenyalan mie. Selalu periksa kesegaran sayur yang hendak dikonsumsi. Terutama beberapa sayur yang memiliki rasa kuat semisal bawang-bawangan. Apabila sudah tidak lagi segar, sekalipun sudah dirajang atau ditumis tetap sajaa ada semacam 'rasa layu' saat di lidah / dikunyah. Begitu juga jenis dedaunan, meski bagian batang masih kokoh tapi kerenyahan yang didapat sudah berkurang dibandingkan yang masih segar. Beberapa siung bawang putih dan bawang merah yang dicincang kasar, irisan tomat dan timun (yang lupa ikut serta di gambar). Lalu telor dan suwiran kulit ayam yang menambah gurih dan tekstur kenyal di dalam mulut. Untuk kulit bisa diganti daging. Makin berasa mewah deh. Untuk timun, selain bisa divariasikan sebagai acar, bisa juga langsung dicampurkan dengan irisan yang lebih tipis. Rendam sebentar dalam larutan air es + cuka untuk meningkatkan rasanya. Irisan timun terasa menyegarkan saat cuaca panas.


2 siung bawang putih (garlic) (memarkan, cincang kasar)
1 bawang merah (shallot) (cincang kasar)
1 batang daun bawang besar (leek) (potong sesuai selera)
2 lembar daun sawi putih (white cabbage) (potong)
2 lembar sawi daging (potong)
1 tomat (tomato) (iris)
1/2 buah timun (cucumber) (rendam sebentar dalam air es dan cuka. boleh dicampurkan / acar)
1 sdm suwiran kulit ayam (chicken skin)
1 telor (egg)
garam, merica (salt, pepper) (sesuaikan selera, boleh ditambah kaldu bubuk/penyedap)
1 sdm saus tiram (oyster sauce)
1 sdt kecap asin/ikan (salty/fish sauce)
1-2 sdm minyak (oil)
50ml kaldu ayam /air (chicken broth)
2 portion mie (noodle) (rebus sebentar, cuci dinginkan, tiriskan)

1. Panaskan pan dan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum
     heat the pan and oil, saute garlic and shallot til fragrance comes out
2. Sisihkan tumisan bawang di satu sisi, tuang telur diorak-arik
    side aside, room for egg, scrambled
3. Masukkan kulit ayam, aduk rata
   add chicken skin, mixed well
4. Tambahkan kaldu/air, aduk, masukkan potongan sayuran, daun bawang, tomat. Aduk rata hingga sayur cukup melunak. Tambahkan saus tiram, kecap asin/ikan.
    pour water/broth, add all ingredients and sauce. stirred well
5. Taruh mie di piring saji. Tuang tumisan diatasnya. Sajikan.
    get noodle on plate, pour cooked ingredients. Serve.




0 komentar:

Post a Comment

 

Popular Posts

instagram me

THX4Visiting & Please :)

THX4Visiting & Please :)

Followers